This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 Maret 2016

Macam Macam Jenis Harddisk

Macam Macam Jenis Harddisk dan Penjelasannya


Assalammu'alaikum Wr. Wb, salam sejahtera bagi kita semua, kali ini dalam blog yang sederhana ini, saya akan menjelaskan macam-macam Harddisk dan penggunaannya, langsung saja tanpa basa-basi, silahkan dibaca artikel di bawah ini.
Seperti yang kita tahu bahwa harddisk merupakan piranti penyimpanan, dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut. Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kece¬patan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.
Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.
Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.Berikut ini akan saya jelaskan secara lebih detail jenis-jenis harddisk :


ATA
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu¬bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.
Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.

SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling¬kungan multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng¬gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.
Beberapa fitur SATA adalah:
• SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
• SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
• Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

SCSI
SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.
Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite¬rapkan di semua tipe hardware.
Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm.
Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya.
Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.

Selasa, 30 September 2014

Bagian-bagian mainboard/motherboard

                Assalammu'alaikum Wr. Wb, salam sejahtera bagi kita semua, kali ini dalam blog yang sederhana ini, saya akan menjelaskan bagian-bagian mainboard/motherboard, agar lebih paham akan bagian-bagian mengenai perakitan komputer, langsung saja tanpa basa-basi, silahkan dibaca artikel di bawah ini....

Bagian-bagian Mainboard/Motherboard

       Mainboard adalah, bot utama dalam chasing CPU box berfungsi untuk mengorganisasikan semua resource Hardware computer agar terjalin sempurna dan mampu bekerja dengan baik. Semua perangkat keras computer bias dipastikan akan terhubung ke Mainboard.

  • Bagian2 dari Motherboard

               Chipseta ada 2 jenis:
                1.North bridge
                2.South bridge

                North bridge adalah chipset yang mengontrol/proses yang berkecepatan tinggi. Termasuk yang dicontrol oleh chip ini adalah Processor,VGA dan Memory. Chipset ini biasanya diletakkan didekat socket processor, kadang juga dilengkapi dengan head sink. (pendingin seperti kipas angin) karena biasanya chipset ini mudah panas, karena yang ditangani adalah proses2 berkecepatan tinggi.

                South bridge adalah kebalikan dari north bridge chip ini mengontrol kecepatan yang berkecepatan rendah. Termasuk yang dikontrol chip ini adalah port IDE, SATA (HARDISK), PCI,dan port2 lainnya. Chipset ini biasanya diposisi agak bawah dalam papan boot. Biasanya tidak disertai headsink dan biasanya tertulis merk chipset diatasnya misalnya: VIA, Intel, AMD, NVIDIA. Agar berfungsi dengan baik maka ketik dalam lingkungan system operasi drive dari chipset ini harus terinstal terlebih dahulu

  • Hardisk

                Hardisk ialah media penyimpanan dalam computer (storage device) semua file yang kita buat dan kita olah akan disimpan dalam hardisk semua aplikasi yang kita pasang akan disimpan juga dalam hardisk.

  • Chassing

                Chasing adalah Box untuk menampilkan hardware2 didalamnya sehingga tampak rapi dari luas biasanya chasing ini sudah disertai power suplay didalamnya pemulihan chasing dapat merusak computer secara keseluruhan, oleh karena itu harus cermat ketika membeli sebuah chasing.

  • Model Chassing

                1.AT dan ATX dan ada 2 bentuk Chassing yaitu :
                             *Desktop (posisi tidur)
                             *Tower (posisi berdiri)
Chassing terdapat power supply yang fungsinya adalah untuk sumber pembagi listri pada computer

Ada berbagai model kabel dan berbagai macam:
                >warna kuning= 12 volt
                >warna merah = 5 volt
                >warna hitam  = 0 volt
                >warna putih   = -5 volt
                >warna biru     =  -12 volt

  • Memory

                Memory RAM ini disebut juga memory utama, fungsi dari hardware ini adalah untuk mempercepat proses kerja dalam computer. Semakin besar memory maka semakin cepat proses kerjanya. Jenis memory utama:
1.       ROM (Read Only Memory) Memory yang hanya bisa dibaca data/penggunaan saja pada PC ROM   terdapat pada motherboard yang berfungsi untuk menseting Veriveral yang ada pada system. Contoh:
  1. AM
  2. Bios
  3. Award Bios

dll

           Demikian artikel yang sangat singkat tentang bagian-bagian mainboard/motherboard, sedikit banyak bermanfaat bagi pembacanya, tak lupa para pembaca dapatmemberi saran dan masukan untuk kemajuan atas blog saya....
              terima kasih atas kunjungannya,,,,,,,,,blog masih berlanjut ............................


Melakukan set jumper dan memasang mother board

       

   Assalammu'alaikum Wr. Wb, salam sejahtera bagi kita semua. Dalam blog yang sederhana ini saya akan menampilkan atau menerangkan metode/cara-cara merakit komputer dengan baik dan benar menurut prosedur perakitan. Tanpa panjang lebar, berikut metode/ cara melakukan setting jumper dan memasang mother board menurut prosedur perakitan.

Melakukan set jumper

·        Setting jumper berfungsi mengaktifkan / menonaktifkan suatu fungsi tertentu. Ini penting anda ketahui ketika akan merakit computer.

·        Keterangan :
·        Untuk merakit computer model baru, setting jumper tidak diharuskan lagi. Cara mengaktifkan dan menonaktifkan suatu fungsi pada computer model baru dapat dilakukan melalui setup BIOS. Namun demikian cara memasang jumper ini baik untuk anda ketahui, agara suatu ketika anda mengetahui cara memasang jumper pada komponen /perangkat computer. Seperti memasang /melepaskan. Jumper BIOS, Jumper harddisk, Jumper CD-ROM,CD RW, DVD-ROM, DVD RW, dan lain sebagainnya.

·        Berikut cara-cara memasang jumper :
1.   Hubungkan satu pin(kaki)ke pin yang lain menggunakan tap Jumper, ketika satu pin dengan yang lainnya, maka satunya”on” satunya”open”.dsn ketika tidak dihubungkan maka satunya “off” atau “short”
2.    Sesuaikan arah kaki jumper, lihatlah posisi pin 1/pin awal

·                  Cara mengetahui keberadaan pin 1, lihatlah tulisan/ symbol didekat jumper, jika disana terdapat tulisan tanda “1”/ garis tebal itulah pin satu/ pin awal. Jika anda belum mengetahui letak dari cara setting jumper lihatlah buku manual mother board, inilah cara paling aman untuk menghindari kesalahan yang merugikan.
·        Perhatian!

·           Jangan memasang atau melepaskan komponen dari motherboard seperti kabel power supply, processor, RAM/SDRAM/DDR SDRAM, card VGA,. Setting jumper dan benda yang terbuat dari logam jatuh ke motherboard dalam keadaan power supply masih menyala “ON”.

    Memasang motherboard

·        Pasanglah sekrup (penyangga) pada lubang di empat sisi dan bagian tengah motherboard,
·        Letakkan motherboard pada badan chasing, passanglah sekrup pada setiap lubang motherboard dengan lubang badan chasing dan kencangkan sehingga motherboard tidak bergerak / bergeser

Keterangan:
   Motherboard model baru memiliki konfigurasi port belakang, belakang chasing dibuat sesuai dengan konfigurasi port bagian belakang motherboard tepat dengan konfigurasi panel dibagian belakang chasing.
Apabila kabel power berjenis ATx, gunakan konektor power motherboard berjenis ATx, pasang kabel power, masukan head secara vertical kebawah ketika akan melepaskan kabel dari motherboard, tariklah kabel head ke atas.

·        Dalam merakit computer kelas intel Pentium 4, di samping memasang kabel power ATx ke konektor power ATx, anda juga harus measang kabel power 12v  ke konektor kabel 12v motherboard temukan konektor power 12v. pada motherboard dan kabel power 12v pada chasing kabel power ini terdiri dari empat kabel biasanya bewarna hitam dan kuning.

·        Pasanglah kabel power ke komektor power 12v motherboard, tancapkan kabel power hingga terkunci